Showing posts with label Creepy Pasta. Show all posts
Showing posts with label Creepy Pasta. Show all posts

Tuesday, August 23, 2016

[Creepy Pasta] Death Sentence

Setelah mencoba dan mencoba untuk memiliki bayi, seorang wanita akhirnya berhasil hamil. Dia dan suaminya sangat gembira ketika bayi perempuannya lahir, dan ia tumbuh besar, orangtuanya sangat menyayanginya.

Setelah melewati beberapa bulan, ia memasuki usia mulai berbicara.

"Kakek!" merupakan kata pertamanya. Semuanya gembira, dan mereka semua mendengarkan anak tersebut mengucapkannya berulang kali.

Thursday, July 14, 2016

[Creepy Pasta] Falling

Aku jatuh.

Aku terjatuh sejak... oh, aku sudah tidak tahu lagi. Beberapa juta tahun? itu sudah tidak penting lagi; waktu tidak memiliki arti apa-apa ketika tidak terhingga.

Thursday, June 16, 2016

[Creepy Pasta] Voices

Kamu tidak pernah menyukai kesunyian. Sama sekali. Pertama kamu berpikir itu hanyalah sesuatu yang kau takuti. Tetapi ketika kau mulai tumbuh, kamu menyadari kalau itu pasti ada alasannya. Selalu ada alasan.
Kau selalu tidur dengan AC yang berbunyi. Tak peduli betapa dinginnya itu. Kamu akan menggunakan selimut lebih, kau menggigil tapi tidak pernah mematikannya. Karena kamu tahu betapa takutnya kamu dengan kesunyian. Karena kamu tahu ketika semuanya sunyi, kamu akan mendengar mereka.

Friday, May 27, 2016

[Creepy Pasta] Neighbors

Minggu ini, aku pindah ke rumah baru. Rumah itu sendiri terlihat nyaman, terdiri dari 2 lantai, 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, pagar untuk halaman belakang, dan dapur yang besar.

Monday, May 2, 2016

[Creepy Pasta] Dead Mother

Suatu hari, seorang pria dan wanita sedang berdebat hebat. Pria tersebut sangat marah sehingga ia membunuh istrinya. Ia segera menyesali perbuatannya terutama karena mereka memiliki anak, tetapi ia tidak ingin tertangkap. Akhirnya ia memilih untuk menguburkan istrinya dibawah lantai ruang keluarganya.

Hari demi hari berlalu, dan ia tidak pernah memberitahukan anaknya apa yang sebenarnya terjadi. Pria itu membenci dirinya sendiri. Ia pikir anaknya dapat merasakan stres yang dihadapinya  karena anaknya lebih sering menatapnya dari pada sebelumnya. Terkadang mereka menatap dan menatapnya, namun tidak ada alasan apa-apa. Ia tidak merasa aneh, pikirnya. Bagaimanapun, ibunya sudah tiada.

Sunday, May 1, 2016

[Creepy Pasta] Abandoned Inn

Beberapa pasang orang pergi ke penginapan tak berpenghuni di pinggiran kota. Itu sebenarnya cukup seram, dan mereka ingin melihat seberapa seramnya disana. Banyak orang di kota berkata tempat itu berhantu dan grafiti disekitarnya begitu mengerikan.

[Creepy Pasta] Are You Alone?

Temanku mengatakan ini beberapa saat lalu, dan aku pikir kamu harus tau tentang itu.

Apa kamu pernah membayangkan jika kamu benar-benar sendiri? Misalnya, sesuatu ada disana namun kamu tidak dapat membuktikannya? yah, aku tau cara bagaimana mencari hantu walaupun biasanya mata kita tidak dapat melihatnya.

Pertama, kamu membutuhkan HP dengan kameranya. Tempatkan di tengah-tengah ruangan dimana kamu ingin melihat.

Wednesday, April 27, 2016

[Creepy Pasta] Dad?

Kejadian ini sudah terjadi sejak lama. Aku masih di bangku SD saat itu.

Aku sedang duduk dikelas menunggu istirahat makan siang selesai. Wali kelas ku, yang biasanya sangat tenang, datang kepadaku dengan tegangnya.

"Aku butuh berbicara dengan mu tentang sesuatu yang serius. Tetaplah tenang untuku, oke? Ibumu pingsan setelah bekerja. Aku mau kamu merapikan barangmu dan pergi ke kantor."

[Creepy Pasta] Directions

 "Bisakah kamu memberitahuku bagaimana cara ke apartemen temanku?"

Aku berputar-putar dan melihat perempuan tinggi berdiri disana. Pakaiannya terlihat compang-camping, dan kakinya kurus. Dengan melihat ia agak bergoyang setiap beberapa saat, aku beranggapan bahwa ia memiliki masalah dengan keseimbangannya.

Walaupun aku berasumsi ia berbicara padaku, namun dia jelas-jelas melihat kearah lain.

"1-19-4 Kasugatani, apartemen 201"

Nafasku tercekat. Itu adalah tempat dimana aku tinggal, tepat dibawah nomor apartemen.

Monday, April 25, 2016

[Creepy Pasta] Call from Mom

Ini tidak  terlalu seram, namun aku tetap akan memberitahu mu. Temanku mengatakan ini terjadi pada temannya (aku memanggilnya Chiaki) beberapa tahun lalu.

Jadi, Chiaki menderita depresi untuk waktu yang cukup lama.  Dia sampai ke titik dimana ia tidak dapat bersosialisasi dan berhenti dari kerjaannya. Ia menghabiskan waktu di dalam ruangan, menghindari berhubungan dengan orang. Yang dapat ia pikirkan hanyalah betapa besarnya ia ingin mati.


Sunday, April 24, 2016

[Creepy Pasta] Good Morning!

Suatu hari aku pergi ke rumah teman. Ia tinggal di dekat daerah pembelanjaan dan menyewa kamar di apartemen sharing (berbagi). Kamar mandi bersama terletak di lantai pertama, dan kamar teman ku juga terletak di lantai pertama, paling jauh dari pintu keluar.